Pelaksanaan Asesmen Nasional Untuk Peserta Didik 2022
Simulasi AN Gelombang I Periode 2

SMM, Lubuk Basung – Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK 2022 merupakan program penilaian mutu sekolah, madrasah, dan program kesetaraan di jenjang dasar dan menengah. Sedangkan Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan, mengutip laman resmi ANBK Kemdikbud https://anbk.kemdikbud.go.id/, Rabu (3/8/2022).
Pemerintah telah secara resmi menjadikan ANBK adalah sebagai pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dan dalam ANBK, proses penilaian tidak sembarangan dilakukan. Kemudian, ANBK adalah penilaian yang fokus melakukan tindakan evaluasi input, proses, dan output pembelajaran melalui serangkaian tahapan tertentu. Melansir dari Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI), dijelaskan proses pelaksanaan ANBK adalah bisa dilakukan secara online dan semi-online. Peserta yang berhak mengikuti ANBK adalah para siswa yang berada di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. Pelaksanaan ANBK adalah secara online dilakukan apabila akses internet stabil serta harus memiliki komputer proctor untuk membuka token. Sementara pelaksanaan ANBK adalah semi online dilakukan apabila komputer klien tidak memiliki akses secara langsung. Setidaknya ada tiga instrumen penilaian dari ANBK adalah sebagai bagian dari evalusi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Berikut secara singkat mengenal ANBK, tujuan, hingga jadwal pelaksanaannya dihimpun Sosial Media Marketing (SMM) SMKN 2 Lubuk Basung  dari berbagai sumber:

ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer. ANBK adalah bagian dari proses pemetaan mutu sistem pendidikan (sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar serta menengah) yang lebih praktis dilakukan. ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer, yang sudah resmi dijadikan sebagai pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dalam ANBK, proses penilaian tidak sembarangan dilakukan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dikutip dari laman resmi ANBK Kemdikbud https://anbk.kemdikbud.go.id/ menjelaskan, ANBK adalah penilaian yang fokus melakukan tindakan evaluasi input, proses, dan output pembelajaran melalui serangkaian tahapan tertentu.

Peserta yang berhak mengikuti ANBK adalah para siswa yang berada di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) dalam keterangan tertulisnya menjelaskan pelaksanaan ANBK adalah bisa dilakukan secara online dan semi online. Pelaksanaan ANBK secara online dilakukan apabila akses internet stabil serta harus memiliki komputer proctor untuk membuka token. Sementara pelaksanaan ANBK semi online dilakukan apabila computer client tidak memiliki akses secara langsung.

Ada tiga instrumen penilaian dari ANBK sebagai bagian dari evalusi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yaitu:

  1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid,
  2. Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid,
  3. Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.

 

Sosial Media Marketing (SMM)
SMKN 2 Lubuk Basung

Pelaksanaan Asesmen Nasional Untuk Peserta Didik 2022 (Simulasi AN Gelombang I Periode 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.